GET FEATURED

HEADLINE

MIL THE SERIES

YOUR PHOTOS AND ARTICLE

7.01.2015

Data Potensi dan Kerusakan Pesisir Kota Semarang


Kondisi pesisir Semarang. (Foto: Siti Nurhidayati).

MANGROVEMAGZ. Pada tanggal 24 Juni 2015, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kota Semarang, telah diselenggarakan rapat Penyusunan Updating Data Potensi dan Kerusakan Pesisir Kota Semarang. Kegiatan yang dihadiri oleh para Anggota KKMKS ini, mendengarkan hasil penyampaian materi hasil penelitian konsultan mengenai kondisi terbaru mangrove di pesisir Semarang.

Penelitian dilakukan di Kelurahan Mangkang Wetan dan Mangunharjo yang masing-masing merupakan bagian dari Kecamatan Tugu. Selain itu, juga dilakukan data ground check di Pantai Maron yang merupakan wilayah Kecamatan Semarang Barat dan Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk.

Tim ahli yang melibatkan para konsultan dan akademisi dari UNDIP memaparkan bahwa spesies yang mendominasi di pesisir Kota Semarang adalah dari jenis mangrove Avicennia marina (Api-api).

Juga dilakukan pemaparan mengenai kondisi pesisir Semarang dari udara, dengan menggunakan Citra Landsat 7 dan 8, masing-masing perekaman tahun 2010 dan 2015 untuk mengetahui kondisi luas area dan sebaran mangrove terbaru di pesisir Kota Atlas ini.

Dari data Citra Landsat tahun 2015, dapat diketahui bahwa Sebaran Mangrove di Wilayah Pesisir Kota Semarang mengalami peningkatan luasan yang diakibatkan dari banyaknya program rehabiltasi mangrove di Kota Semarang.

"Data menunjukkan bahwa luasan mangrove di Kecamatan Genuk pada tahun 2010 hanya 8,18 ha dan meningkat menjadi 15,94 ha pada tahun 2015 ini," jelas Faisal, salah satu konsultan. "Ini juga terjadi di Kecamatan Tugu, dimana di tahun 2010 hanya 18,63 ha saja dan meningkat menjadi 48,24 ha di tahun 2015," tambahnya.

Namun demikian, luasan mangrove di pesisir Semarang terbilang sangat kecil, hanya tersisa 68 ha saja.


Kondisi perairan di kawasan mangrove Semarang. (Foto: Siti Nurhidayati).

Selain Avicennia, flora mangrove di Semarang ditemukan berjumlah 26 jenis terdiri dari mangrove mayor, minor dan asosisasi, diantaranya Acanthus, Excoecaria, Sesuvium, Calotropis, Terminalia, Pemphis, Rhizophora, Xylocarpus, Bruguiera, Ceriops, Lumnitzera dan lain-lain.

Fauna mangrove di pesisir Semarang yang berhasil diteliti, terdiri dari 8 jenis krustasea, 22 jenis burung, gastropoda, polychaeta, zooplankton dan phytoplankton.

"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui updating data terbaru mengenai potensi dan kerusakan yang terjadi di pesisir Kota Semarang. Hasilnya juga akan di-share di web resmi KKMKS. Dengan hasil ini, maka nantinya masyarakat dan pemangku kebijakan terkait akan dapat mengaksesnya secara luas, sehingga pengelolaan mangrove di Semarang akan dapat lebih baik lagi di masa mendatang," pungkas Faisal.


Sampah di pesisir Semarang. (Foto: Siti Nurhidayati).

Jenis Flora yang Ditemukan
Berdasarkan hasil penelitian terbaru oleh DKP Kota Semarang dan FPIK Undip tahun 2015, berikut ini adalah flora mangrove yang ditemukan di tiga kecamatan di Semarang, yaitu Tugu, Genuk, dan Semarang Barat.

Mangrove yang tersebar di pesisir Kota Semarang meliputi jenis mangrove dari komponen mayor, komponan minor, dan komponen asosiasi.

1. Acanthus ilicifolius (Jeruju)
2. Avicennia alba (Api-api)
3. Avicennia marina (Api-api)
4. Bruguiera gymnorrhiza (Lindur)
5. Calotropis gigantea 
6. Canavalia maritima (Kacang laut)
7. Casuarina equisetifolia
8. Ceriops decandra (Bido-bido)
9. Excoecaria agallocha (Buta-buta)
10. Hibiscus tiliaceus
11. Ipomoea pes–caprae 
12. Lumnitzera racemosa (Teruntum)
13. Morinda citrifolia (Mengkudu)
14. Pluchea indica (Beluntas)
15. Passiflora foetida (Kaceprek)
16. Pemphis acidula
17. Pandanus odoratissimus (Pandan)
18. Rhizophora mucronata (Bakau)
19. Rhizophora apiculata (Bakau)
20. Rhizophora stylosa (Bakau)
21. Sesbania grandiflora
22. Sesuvium portulacastrum (Gelang laut)
23. Spinifex littoreus 
24. Terminalia catappa (Ketapang)
25. Wedelia biflora (Serunai laut)
26. Xylocarpus moluccensis (Loleso)


Lumnitzera racemosa, salah satu jenis mangrove yang ditemukan di Semarang. (Sumber foto).

Jenis Fauna yang Ditemukan
Jenis Krustasea
1. Alpheus sp.
2. Clibanarius longitarsus
3. Episesarma sp.
4. Metopograpsus sp.
5. Perisesarma sp.
6. Parasesarma sp.
7. Scylla serrata
8. Uca sp.

Jenis Gastropoda
1. Cassidula sp.
2. Cerithidea alata
3. Cerithidea cingulata
4. Cerithidea sp.
5. Littoraria melanostoma
6. Littoraria carinifera
7. Nerita sp.
8. Telecospium telecospium
9. Tylomelania sp.

Jenis Polychaeta
1. Capitella sp.
2. Namalycastis sp.
3. Nereis
4. Notomastus
5. Perinereis
6. Platynereis
7. Protomystides


Gerygone sulphurea, salah satu jenis burung yang ditemukan di pesisir Semarang. (Sumber foto).

Jenis Aves
1. Alcedo coerulescens (Small Blue Kingfisher)
2. Amaurornis phoenicurus (White-breasted Waterhen)
3. Ardea purpurea (Purple Heron)
4. Ardeola speciosa (Javan Pond-heron)
5. Artamus leucorhynchus (White-breasted Wood-swallow)
6. Butorides striatus (Striated Heron)
7. Centropus nigrorufus (Sunda Coucal)
8. Charadrius alexandrinus (Kentish Plover)
9. Charadrius dubius (Little Ringed Plover)
10. Charadrius javanicus (Javan Plover)
11. Egretta garzetta (Little Egret)
12. Gerygone sulphurea (Golden-bellied Gerygone)
13. Haliastur indus (Brahminy Kite)
14. Hirundo rustica (Barn Swallow)
15. Ixobrychus cinnamomeus (Cinnamon Bittern)
16. Ixobrychus sinensis (Yellow Bittern)
17. Lanius schach (Long-tailed Shrike)
18. Merops philippinus (Blue-tailed Bee-eater)
19. Porzana cinerea (White-browed Crake)
20. Spizaetus cirrhatus (Changeable Hawk-eagle)
21. Streptopelia chinensis (Spotted Dove)
22. Tringa glareola (Wood Sandpiper)

Jenis Plankton yang Ditemukan
Jenis Zooplankton
1. Acartia sp.
2. Acrocalanus sp.
3. Chydorus sp.
4. Eulalia sp.
5. Eurytemora sp.
6. Metridia sp.
7. Neomysis sp.
8. Oncaea sp.
9. Penilia sp.
10. Sagitta sp.
11. Tenagomysis sp.
12. Tigriopus sp.

Jenis Fitoplankton
1. Ceratium
2. Coscinodiscus
3. Dinophysis
4. Nitzchia
5. Noctiluca
6. Peridinium
7. Pleurosigma
8. Rhizosolenia

Sebaran Mangrove
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan citra landsat 7 perekaman tahun 2010 (a) dan citra landsat 8 perekaman Februari 2015 (b) di tiga Kecamatan di Semarang, meliputi Kecamatan Genuk, Tugu dan Semarang Barat, ditemukan bahwa data sebaran mangrove di wilayah pesisir kota Semarang pada tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1. Kecamatan Genuk: a. 8,18 ha; b. 15,93 ha; presentase perubahan lahan mangrove: 94,7%.
2. Kecamatan Tugu: a. 18,63 ha; b. 48,24 ha; presentase perubahan lahan mangrove :158,9%
3. Kecamatan Semarang Barat: a. 5,94 ha; b. 3,96 ha; presentase perubahan lahan mangrove: 33,33%


Tabel Sebaran Mangrove di Kota Semarang. (Sumber).

Berdasarkan data di atas maka jumlah total a. 32,85 ha; b. 68,13 ha; presentase perubahan lahan mangrove 207,34%.

Luas Area Mangrove
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan citra landsat 7 perekaman tahun 2010 (a) dan citra landsat 8 perekaman Februari 2015 (b) di tiga Kecamatan di Semarang, meliputi Kecamatan Genuk, Tugu dan Semarang Barat, ditemukan bahwa data luas area mangrove per kecamatan di wilayah pesisir kota Semarang pada tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1. Kecamatan Tugu: Padat (a) 5,4 ha; Padat (b) 11,97 ha; Sedang (a) 8,37 ha; Sedang (b) 22,41 ha; Jarang (a) 4,86 ha; Jarang (b) 13,86 ha; Jumlah (a) 18,63 ha; Jumlah (b) 48,24 ha.
2. Kecamatan Genuk: Padat (a) 1,44 ha; Padat (b) 0,72 ha; Sedang (a) 3,96 ha; Sedang (b) 2,25 ha; Jarang (a) 2,88 ha; Jarang (b) 12,96 ha; Jumlah (a) 8,28 ha; Jumlah (b) 15,93 ha.
3. Kecamatan Semarang Barat: Padat (a) 2,16 ha; Padat (b) 0,99 ha; Sedang (a) 2,79 ha; Sedang (b) 2,97 ha; Jarang (a) 0,99 ha; Jarang (b) - ha; Jumlah (a) 5,94 ha; Jumlah (b) 3,96 ha.


Tabel Luas Area Mangrove di Kota Semarang. (Sumber).

Berdasarkan data di atas maka jumlah total a. 32,85 ha; b. 68,13 ha. (Muhammad Faisal Rachmansyah).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EVENT TERBARU